Minggu, 22 April 2012

KHASIAT DZIKIR

Dalam kitabnya “Al-Wabil Ash-Shayyib”, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan lebih dari 70 fadhilah, keutamaan dan hasiat ibadah dzikir. Dan berikut ini sebagiannya:

1. Dzikir membuahkan cinta dan ridha Allah‘Azza wa Jalla. Dan sekaligus menjadikan ahli dzikir juga dicintai, disayangi dan diterima oleh manusia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Apabila Allah Ta’ala mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril, dan disampaikan kepadanya bahwa, Allah telah mencintai si-A, maka cintailah dia olehmu. Lalu Jibril-pun mencintainya juga. Selanjutnya Jibril berseru kepada para penghuni langit (para malaikat) bahwa, Allah telah mencintai si-A, maka cintailah dia oleh kalian. Sehingga yang bersangkutan dicintai pula oleh para malaikat penghuni langit. Dan akhirnya, ditetapkanlah (sebagai buah dan efeknya), penerimaan terhadapnya di muka bumi” (HR. Muttafaq ‘alaih).
2. Dzikrullah dengan beragam macam dan lafalnya, secara umum berfungsi mengusir syetan, melemahkan daya godanya dan melumpuhkan tipu muslihatnya
3. Menghilangkan kerisauan, kesedihan dan kegalauan dalam hati, serta menggantikan semuanya dengan kebahagiaan, keceriaan dan kelapangan.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan berdzikir mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram” (QS. Ar-Ra’ad: 28)
4. Mengokohkan hati, menguatkan fisik, meneguhkan iman di dada, dan membukakan pintu ilmu ma’rifatullah
5. Menghasilkan kewibawaan, disamping kelezatan dan kecerahan
6. Menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang, yang merupakan ruh ajaran Islam, poros agama, dan sumber kebahagiaan serta keselamatan
7. Menyelamatkan lidah dan mulut dari ghibah, keburukan kata, dan segala ucapan yang buruk dan serba tidak manfaat, atau bahkan madharat
8. Para malaikat memohonkan ampun bagi orang yang berdzikir, begitu pula bagi orang yang bertobat
9. Menghilangkan noda-noda kemaksiatan, dan menghapuskan dosa-dosa kedurhakaan.
Karena dzikrullah adalah salah satu kebaikan paling agung dan paling utama. Sedangkan kebaikan itu akan menutup dan menghapus keburukan dan kesalahan. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang mau ingat” (QS. Huud: 114).
10. Bila seorang hamba mengenal dan menginat Allah dengan dzikirnya di saat lapang, maka Allah-pun akan mengenal dan mengingatnya di waktu sempit dan terhimpit.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Jagalah Allah, maka engkau akan mendapati-Nya selalu di hadapanmu. Ingatlah Allah di saat lapang, maka Dia-pun akan mengingatmu di waktu sempit/sulit…” (HR. ‘Abd bin Humaid dari Ibnu ‘Abbas ra.).
11. Menyelamatkan dan melepaskan dari adzab Allah Ta’ala.
Dalam hadits: “Tidak ada satu amalpun yang dilakukan seorang anak manusia, yang lebih istimewa untuk bisa menyelamatkannya dari adzab Allah ‘Azza wa Jalla, selain dzikrullah (dzikir kepada Allah Ta’ala)” (HR. Ahmad dari sahabat Mu’adz ra, dishahihkan oleh Al-Albani).
12. Mengamankan dan membebaskan seorang hamba dari penyesalan tiada tara di hari Kiamat. Sementara itu majlis yang tidak ada dzikirnya akan mengakibatkan penyesalan dan kerugian pada hari Kiamat bagi yang ada di dalamnya.
13. Ahli dzikir berbahagia dengan dzikirnya, dan sekaligus membahagiakan orang yang berada bersamanya.
Karena inilah orang yang selalu membawa keberkahan dimanapun berada. Sedangkan orang yang hatinya lalai dari dzikir akan merugi dan sengsara akibat kelalaiannya, dan bahkan juga bisa merugikan orang lain yang berada bersamanya. Di dalam sebuah hadits yang cukup panjang disebutkan bahwa, Allah mengampuni orang-orang yang berada di majlis dzikir. Dan ketika dilaporkan oleh para malaikat – tentu Allah Maha Tahu – bahwa, di tengah-tengah mereka ada seorang hamba pendosa yang lewat lalu secara tidak sengaja duduk bersama mereka, Allh-pun berfirman: “Dan diapun termasuk yang Aku ampunkan. Karena mereka itu (para ahli dzikir) adalah kelompok orang yang tidak akan sengsara dan merugi siapapun yang duduk bersama mereka” (HR. Muslim dari sahabat Abu Hurairah ra).
14. Dzikrullah merupakan ibadah yang paling ringan pelaksanaannya, namun di saat yang sama ia justru termasuk ibadah yang paling agung dan paling utama nilainya. Karena gerakan lesan adalah gerakan anggota tubuh yang paling ringan dan mudah. Dimana seandainya anggota tubuh lain harus digerakkan seperti gerakan lesan, niscaya hal itu akan terasa sangat berat sekali, atau mungkin bahkan tidak mampu dilakukan.
15. Dzikir merupakan sarana penghalang dan penutup antara seorang hamba dan Neraka Jahannam. Sehingga seandainya terbentang jalan ke Neraka baginya gara-gara sebagian amal buruknya, maka dzikirnya akan menjadi penutup jalan itu. Maka jika dzikirnya adalah dzikir yang sempurna dan ajeg (istiqamah), maka ia akan menjadi penghalang atau penutup sangat kokoh dan kuat yang tidak menyisakan celah sedikitpun untuk bisa ditembus atau dilewati.
16. Dzikir juga merupakan salah satu sarana pengundang berbagai kenikmatan (dari Allah) yang paling utama, dan wasilah penolak bala’ teristimewa. Sehingga tidak ada sarana dan wasilah apapun sebagai pengundang kerahmatan ataupun penolak bencana, yang seutama dan seistimewa ibadah dzikir kepada Allah Ta’ala.
17. Secara lebih khusus dan spesifik, ia juga mengundang rezeki. Karena dzikir memang merupakan salah satu alat dan sarana utama pembuka pintu-pintu rezeki Allah dari berbagai arah dan penjuru
18. Di dalam setiap hati bercokol potensi kekerasan yang tidak bisa dilembutkan dan dileburkan kecuali dengan dzikir.
Maka hendaklah setiap kita senantiasa meng-ajeg-kan dzikirnya, demi mengobati dan menghilangkan kekerasan hatinya itu.Sehingga hatipun menjadi lembut, dan semakin bergairah dalam ber-taqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah). Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk khusyuk hati mereka dalam berdzikir mengingat Allah dan (tunduk) kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). Dan janganlah mereka seperti orang-orang sebelumnya yang telah diturunkan Al-Kitab kepada mereka, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati merekapun menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Al-Hadiid: 16). Allah juga berfirman (yang artinya): “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhan Allah-lah mereka bertawakkal” (QS. Al-Anfaal: 2).
19. Di hati setiap insan terdapat celah dan “ruang hampa” yang tidak bisa diisi dan ditutup kecuali dengan dzikrullah ‘Azza wa Jalla.
20. Dzikrullah adalah sarana terapi dan obat penyembuh mujarab bagi hati yang sakit. Dimana sakit-nya hati adalah akibat kelalaian. Dan dzikirlah terapi maupun obat ampuhnya.
21. Banyak berdzikir menjaga kehidupan dan kesehatan hati.
Sehingga ia merupakan “sabuk” pengaman dan penyelamat efektif dari penyakit kemunafikan. Karena salah satu ciri utama orang munafik adalah bahwa, mereka sedikit berdzikir mengingat Allah ‘AzzawaJalla. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka berdzikir menyebut dan mengingat Allah kecuali sedikit sekali” (QS. An-Nisaa’: 142).
22. Dzikir akan memberikan kecerahan cahaya wajah bagi ahlinya di dunia, juga cahaya baginya di alam kubur, dan cahaya lain baginya di akherat kelak. Dimana cahaya tersebut akan menerangi jalannya dan membimbingnya saat melewati titian menuju Surga. Dan memang tidak ada satu amalpun yang memberikan cahaya di hati dan di alam barzakh, serta di hari Kiamat, seistimewa ibadah dzikrullah ini.Sehingga para ahli dzikir adalah orang yang paling cerah wajahnya di dunia, paling terang alam kuburnya, dan paling bersinar serta bercahaya di Akherat.
23. Ke-ajeg-an atau keistiqamahan berdzikir dalam segala situasi dan kondisi, baik di rumah maupun di jalan, saat tinggal ataupun bepergian, serta dimana saja seseorang berada, berarti memperbanyak saksi bagi yang bersangkutan kelak di Akherat. Karena semua tempat berpijak, baik rumah, tanah lapang, gurun sahara, gunung, lembah, maupun tempat manapun di muka bumi ini, semuanya akan menjadi saksi yang baik bagi ahli dzikir pada hari Kiamat nanti.
24. Gunung-gunung, lembah-lembah dan padang sahara saling berbangga diri dan bersuka cita, dengan adanya orang-orang yang berdzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla di atasnya.

Oleh:Ustadz Ahmad Mudzoffar Jufri, MA

Jumat, 20 April 2012

10 hal terbesar tuntuan ALI BIN ABU THALIB


1. Kebenarang terbesar adalah sabar
2. guru terbesar adalah pengalaman
3. rekreasi terbesar adalah bekerja
4. kebanggaan terbesar adalah amanah/kepercayaan
5. keuntungan terbesar adalah memiliki pasangan hidup yang sholeh dan anak yang sholeh
6. pemberian terbesar adalah ikut partisipasi
7. modal terbesar adalah percaya diri
8. rahasia terbesar adalah mati
9. dosa terbesar adalah takut dan ragu
10.kesalahan terbesar adalah putus asa

Selasa, 17 April 2012

Apasih bedanya ILMU dan HARTA itu ?

1. Ilmu adalah warisan para Nabi, sedangkan harta warisan si Qorun.

2. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta haruslah kau yang menjaganya.

3. Pemilik ilmu punya banyak teman, sedangkan pemilik harta punya banyak musuh. 
4. Jika ilmu dipergunakan akan bertambah, sedangkan harta dipergunakan akan berkurang.

5. Ilmu takkan pernah tercuri, sedangkan harta mudah dicuri.

6. Pemilik ilmu akan selalu disebut mulia dan terhormat, sedangkan pemilik harta akan disebut pelit dan rakus.

7. Ilmu itu abadi, sedangkan harta akan musnah.

8. Ilmu akan menyinari hati, sedangkan harta akan mengeraskan hati.

9. Pemilik ilmu akan diberi syafa’at di akhirat, sedangkan pemilik harta akan dihisab.

10. Pemilik ilmu akan dimuliakan walaupun sedikit ilmunya, sedangkan pemilik harta disebut besar setelah banyak hartanya

Senin, 16 April 2012

9 MENYEBAB HATI TIDAK BAHAGIA

1- Pemarah
Paling mudah dikesan atau dilihat dan paling banyak di dalam diri manusia. Orang seperti ini jarang mendapat kawan dan hati tentunya tidak terang.

2- Pendendam

Tersembunyi ibarat mengumpul lahar di dalam dada. Orang seperti ini sentiasa mencari-cari peluang untuk membalas dendam hatta secara yang kecil-kecil sekalipun seperti sakitkan hati atau tempelak orang yang didendami itu. Sebab itu orang pendendam mudah kena sakit jantung.

3- Hasad dengki

Amalanya hangus akibat hasad dengkinya itu kerana ia memiliki sifat ketuhanan.

4- Bakhil

Sentiasa merasakan orang lain menginginkan harta, kesenangan, pangkat dan lain-lain dari dirinya. Contohnya sentiasa berdalih mengatakan ia tiada duit. Allah lebih sayang orang yang fasiq tetapi pemurah tetapi benci orang yang abid tetapi bakhil. Kerana walaupun fasiq, pemurahnya itu tetap memberi manfaat pada orang lain kerana kadangkala rezeki itu Allah beri melalui makhluk.

5- Tamak

Orang yang tidak puas dengan yang sedikit nescaya tidak akan puas dengan yang banyak kerana dunia ini ibarat meminum air laut, walau berapa banyak yang diminum tetap tidak habis juga (lagipun orang tamak selalu rugi). Ingat! Yang dikatakan harta atau rezeki kita bila ia dipakai atau digunakan oleh kita. Selagi tidak diguna iaitu disimpan, itu belum boleh dikatakan rezeki kita (mungkin ada hak orang lain di situ). Biarlah rezeki itu sedikit tetapi mendapat keberkatan iaitu dapat dimanfaatkan.

6- Tidak sabar
Andainya perkara yang kecil pun tidak boleh bersabar apatah lagi hal-hal yang lebih besar.

7- Ego
Ibu segala mazmummah jadi ia membuatkan seseorang paling tidak tenang. Orang yang memiliki sifat ini pantang tercabar dari sudut zahir mahupun batin. Pasal semua orang ada egonya sendiri, cuma tinggi atau rendah tahap keegoan tersebut.

8- Riak
Terseksa sendiri kerana sentiasa tercari-cari peluang untuk dipuji. Sentiasa berlakon-lakon di depan orang. Jika ia dipuji, ia akan menambah amalnya tetapi jika dikeji, ia akan mengurangkan amalnya. Allah marah kalau kita riak, takabbur dengan apar yang kita ada.

9- Cinta Dunia
Tidak dapat menderita, dapat pun menderita kerana bila sudah dapat susah pula menjaganya. Berhartalah, tidak mengapa tetapi kawal hati jangan diletakkan pada harta itu (bila mati cuma bawa amalan dan doa anak yang soleh atau solehah). Cinta dunia merupakan 'neraka dunia' kerana dunia itu 'panas' akibat ia merupakan barang buruan dan rebutan. Jadi letakkanlah akhirat itu di hati dan dunia itu di tangan supaya dunia itu senang dibahagi-bahagi dan akhirat dibawa mati.

Kesimpulan

Jadi yang meragut kebahagiaan sebenarnya bukanlah secara totalnya disebabkan kemiskinan, musibah, kesibukan dan lain lainnya, tetapi ialah MAZMUMMAH. Makin tinggi mazmummah seseorang, makin ia tidak bahagia.

TATA CARA SHOLAT DHUHA oleh Kumpulan DOA-2 NABI

SHOLAT DHUHA

Shalat Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika matahari sedang naik.

Kira-kira, ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur.

Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam

A. Tata Cara Shalat Dhuha

Pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah membaca surat Asy-Syams

Pada rakaat kedua membaca surat Adh-Dhuha

Niat shalat dhuha adalah:

Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: ” Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.”

Doa yang dibaca setelah shalat dhuha:

“Ya Allah, bahwasanya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu”. “Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi , keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh”.

B. Rahasia dan Keutamaan shalat Dhuha

Hadits Rasulullah saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:

“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar

Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:

“Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab; “Ya! Rasul berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

3. Sebuah rumah di surga

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surge.” (Shahih al-Jami`: 634)

4. Memeroleh ganjaran di sore hari

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:

“Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika” (“Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

Minggu, 03 Juli 2011

12 buah darii persaudaraan karena iman

1.Taa'ruf:saling mengenal,
2.Tahaabub;sling cinta,
3.Tafaahum;sling memahami,
4.Tanaashuh;sling menasehati,
5.Takaarum;sling mnghormati,
6.Taawun;sling tolong menolong,
7.Tahaadu;sling mmberi hdiah,
8.Tadaau;sling mndoakn,
9.Tahafudz;sling mnjaga khormatn saudara,bukn sling mnjatuhkn,
10.Tazaawur;sling mngunjungi.
11.Tasholuh;slng mndamaikn.
12.Taafu:sling memaafkn
                                                                                                                               [Brother_hood]

Kamis, 23 Juni 2011

Jika Puasa Sunnah Asyuro jatuh pada hari Jum’at dan Sabtu, Bukankah kita dilarang berpuasa pada hari itu ?

posted in Fatwa Ulama, Fiqh Ibadah | 
Berkenaan dengan postingan sebelumnya tentang keutamaan berpuasa pada hari Tasu’a dan Asyuro (9 dan 10 Muharram), muncul sebuah problema baru. Kalau perhitungan kalender kita tepat, maka insya Allah puasa Tasu’a akan jatuh pada hari Jum’at, sedangkan puasa Asyuro akan jatuh pada hari Sabtu. Padahal di sana ada hadits yang melarang kita untuk berpuasa pada hari Jum’at dan hari Sabtu.
Hadits yang melarang berpuasa pada hari Jum’at adalah sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam.
“Janganlah kalian khususkan hari Jum’at dengan berpuasa, dan tidaklah pula malamnya untuk ditegakkan (shalat)”. (HR Muslim, Kitabus Shiam Bab Makruhnya Puasa Khusus di Hari Jum’at 1144).
Adapun yang melarang puasa hari Sabtu adalah hadits,
“Janganlah kalian puasa pada hari Sabtu kecuali puasa yang diwajibkan atas kalian. Apabila kalian tidak menemukan apa-apa kecuali hanya kulit pohon anggur atau ranting pohon, maka kunyahlah”
Untuk mendapatkan kejelasan tentang perkara ini, marilah kita baca uraian dari Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berikut:
Bagian Pertama: Hukum Berpuasa Sunnah di Hari Jum’at
Fadilatusy Syaikh ditanya: Apa alasan dilarangnya pengkhususan hari Jum’at untuk berpuasa? Dan apakah ini khusus untuk puasa sunnah saja atau umum bagi puasa qadha juga?

Maka Asy-Syaikh menjawab:
Telah tsabit dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
“Janganlah kalian khususkan hari Jum’at dengan berpuasa, dan tidaklah pula malamnya untuk ditegakkan (shalat)”. (HR Muslim, Kitabus Shiam Bab Makruhnya Puasa Khusus di Hari Jum’at 1144).
Hikmah dalam larangan pengkhususan hari Jum’at dengan puasa adalah bahwa hari Jum’at merupakan hari raya dalam tujuh hari (seminggu-ed). Hari Jum’at juga merupakan salah satu hari raya dari tiga hari raya yang disyari’atkan. Di dalam Islam terdapat tiga hari raya: Hari raya Idul Fitri setelah Ramadhan, Hari Raya Idul Adhha, dan hari raya mingguan yaitu hari Jum’at. Ini merupakan salah satu alasan larangan mengkhususkan hari Jum’at dengan berpuasa.
Selain itu hari Jum’at adalah hari dimana sudah sepantasnya bagi seorang laki-laki mengedepankan shalat Jum’at pada hari itu, menyibukkan diri dengan doa, dan berdzikir karena hari Jum’at ini serupa dengan hari Arafah yang tidak disyaratkan bagi jama’ah haji untuk berpuasa pada hari Arafah itu. Hal ini karena dia sibuk dengan doa dan dzikir. Dan telah diketahui pula bahwa ada ibadah-ibadah yang saling bertabrakan, dan mungkin untuk mendahulukan sebagiannya maka didahulukan ibadah yang tidak bisa ditunda dari ibadah yang bisa ditunda.
Jika seseorang berkata, “Jika alasannya karena hari Jum’at adalah hari raya dalam seminggu, maka ini mengharuskan puasanya haram sebagaimana di dua hari raya yang lain, tidak hanya dengan mengkhususkannya saja”
Kami katakan, “Sesungguhnya hari Jum’at berbeda dengan dua hari raya tersebut, karena hari Jum’at terulang sampai empat kali dalam sebulan. Oleh karena itu larangannya tidaklah sampai pada derajat haram. Di sana terdapat juga makna-makna lain pada dua hari raya yang tidak ditemukan pada hari Jum’at”.
Adapun jika dia berpuasa di hari sebelumnya atau di hari setelahnya maka puasanya saat itu diketahui bahwa tidak dimaksudkan untuk mengkhususkan hari Jum’at dengan puasa; karena dia berpuasa sehari sebelumnya yaitu Kamis atau sehari sesudahnya yaitu hari Sabtu.
Sedangkan pertanyaan penanya, “Apakah larangan ini khusus untuk puasa sunnah atau umum bagi puasa qadha juga (membayar hutang puasa wajib Ramadhan-ed)?
Maka sesungguhnya zhahir dalilnya bersifat umum, bahwa hukumnya makruh mengkhususkan puasa. Sama saja apakah untuk puasa yang wajib atau puasa sunnah, Allahumma, kecuali jika orang tersebut bekerja dan tidak punya waktu luang dari pekerjaannya sehingga dia tidak bisa mengqadha puasanya kecuali pada hari Jum’at, maka ketika itu tidaklah makruh baginya untuk mengkhususkan hari Jum’at untuk berpuasa. Ini karena dia memerlukan hal tersebut.
Fatawa fi Ahkamis Shiyam, Syaikh Ibnu Utsaimin (halaman 444-445)
Bagian Kedua: Hukum Berpuasa Sunnah pada Hari Sabtu
Di sana terdapat hadits yang melarang berpuasa pada hari Sabtu:
لا تصوموا يوم السبت إلا فيما افترض عليكم، فإن لم يجد أحدكم إلا لحاء عنبة أو عود شجرة فليمضغه
“Janganlah kalian puasa pada hari Sabtu kecuali puasa yang diwajibkan atas kalian. Apabila kalian tidak menemukan apa-apa kecuali hanya kulit pohon anggur atau ranting pohon, maka kunyahlah”
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (Fatawa Shiyam no 415) mengatakan bahwa para ulama berselisih pendapat tentang hadits ini. Sebagian mereka mengatakan bahwa hadits ini syadz (lihat keterangan di bawah –pent) maka dia dha’if. Ini karena hadits larangan ini menyelisihi hadits shahih yang terdapat pada Ash-Shahihain (Shahih Al-Bukhari dan Muslim).
Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menemui salah seorang istri beliau dalam keadaan istri beliau tersebut berpuasa pada hari Jum’at . Maka Rasulullah berkata kepadanya, “Apakah kemarin kamu berpuasa?”. Istri beliau menjawab, “Tidak”. Beliau bertanya lagi, “Apakah engkau akan berpuasa besok?”. Istrinya menjawab, “Tidak”. Rasulullah kemudian bersabda, “Maka batalkanlah puasamu”.
Sabda beliau, “Apakah engkau berpuasa keesokan hari?” merupakan dalil bolehnya berpuasa selain puasa wajib pada hari Sabtu. Maka hadits larangan puasa hari Sabtu tersebut adalah hadits yang syadz. Dan termasuk syarat hadits yang shahih adalah adalah dia tidak mu’all (berpenyakit) serta tidak syadz.
Sebagian ulama berkata, “Hukum hadits larangan tersebut telah dihapus”. Sebagian lagi dari mereka berkata bahwa hadits ini dibawa kepada puasa yang menyendiri (tidak disertai puasa di hari sebelum dan sesudahnya). Dan ini merupakan pendapat Imam Ahmad rahimahullah. Sampai di sini fatwa syaikh.
Kesimpulan
Demikianlah pembahasan dari Asy-Syaikh rahimahullah. Jadi, kesimpulannya bahwa tidaklah mengapa berpuasa pada kedua hari tersebut meskipun jatuh pada hari Jum’at dan Sabtu.
Keterangan:
*) Hadits syadz: Hadits yang periwayatannya menyelisi periwayatan rawi hadits yang lebih baik darinya. Baik ditinjau dari segi jumlah maupun ketsiqahannya.(Lihat Syarh Mandhumah Al-Baiquniyyah, Abul Harits Al-Jazairi, taqdim Asy-Syaikh Yahya Al-Hajuri)

Selasa, 21 Juni 2011

perbedaan-cowok-dan-cewek-saat-bangun

15 pertanyaan jebakan beserta trik agar bisa lolos dalam wawancara

Sudah bukan rahasia lagi kalau interview atau wawancara pekerjaan merupakan hal paling kritikal untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Karena itu, tentu Anda tahu bahwa Anda harus mempersiapkan diri Anda seprima mungkin, baik fisik dan mental. Berikut saya sajikan 15 pertanyaan jebakan beserta trik agar bisa lolos dalam wawancara...

1. Beritahukan kami tentang diri Anda


Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.

2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?

Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, target, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan.
Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini”. Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.


3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?


Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan


4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?

Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.


5. Mengapa kami harus merekrut Anda?


Pertanyaan ini sama seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.


6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?


Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.


7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?

Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.


8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?


Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.


9. Berapa lama Anda akan bersama kami?


Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.


10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?


Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.


11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?


Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.


12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?


Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.


13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.


14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?


Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.


15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?


Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.

Metabolisme


I.       TUJUAN
                  Mempelajari pengaruh beberapa senyawa kimia terhadap enzim pemetabolisme obat dengan mengukur efek farmakologinya.
II.    DASAR TEORI
                  Organ utama yang bertanggung jawab untuk biotransformasi obat adalah hati. Akan tetapi jaringan intestine, paru dan ginjal juga mengandung sejumlah enzim biotransformasi. Jaringan lain dan mikroflora intestine dapat pula berperan dalam biotransformasi obat.
                  Proses biotransformasi difasilitasi oleh enzim yang akan mengubah obat yang bersifat lipofilik menjadi yang larut air. Metabolit yang larut air, cenderung membentuk ion pada pH fisiologik manusia dan lebih siap untuk diekresikan oleh ginjal. Reaksi biotranformasi dikelompokkan jadi dua, yaitu reaksi kimia fase I dan fase II. Reaksi fase I menghasilkan metabolit yang lebih polar dari pada metabolit awalnya. Reaksi fase I terdiri dari reaksi oksidasi, reduksi dan hidrolisis. Sedangkan reaksi fase II merupakan reaksi konjugasi antara obat awal atau metabolit yang dihasilkan dengan substrat endogen seperti asam glukoronat, sulfat dan glisin. Metilasi dan asetilasi juga termasuk dalam reaksi konjugasi fase II.
                  System enzim mikrosomal hati yang berperan dalam biotransformasi obat terletak di dalam Retikulum Endoplasma halus di sel hepatosit. Konjugasi glukoronidase dan reaksi oksidase lainnya dikatalisis oleh enzim-enzim mikrosomial tersebut. Meskipun tidak terlalu dibutuhkan, pengaruh solubilitas suatu obat dalam lemak merupakan factor penting dari obat-obat yang dimetabolisme oleh sistem mikrosomal.
                  Enzim non mikrosomal seperti halnya enzim mikrosomal,mempunyai kemampuan untuk mengkatalisis hidrolisis dari suatu obat. Pengaruh patologi seperti halnya penyakit hati dapat mempengaruhi biotransformasi obat secara signifikan. Sebagai contoh sirosis.
                  Biotransformasi obat-obat dapat digolongkan menurut aktivitas farmakologik dari metabolit atau menurut mekanisme biokimia untuk setiap reaksi biotransformasi. Untuk sebagian besar biotransformasi obat-obat dihasilkan bentuk metabolit yang lebih polar yang tidak aktif secara farmakologik dan dieliminasi lebih cepat daripada obat induknya. Untuk beberapa obat, metabolit dapat aktif secara farmakologik atau menghasilkan efek toksik.
                  Untuk sebagian besar reaksi biotransformasi,metabolit obat adalah lebih polar daripada senyawa induk. Pengubahan obat menjadi metabolit yang lebih polar memungkinkan obat tereliminasi lebih cepat dibandingkan bila obat larut dalam lemak.
                  Aliran darah ke hati memegang peranan penting dalam jumlah obat termetabolisme sesudah pemberian oral. Perubahan aliran darah ke hati secara substansial mengubah prosen obat termetabolisme dan dengan demikian mengubah prosen obat yang terdapat dalam sistemik ( Ganiswarna, 1995 ).
      Farmakokinetika dari metabolit
                  Metabolit obat tertentu mempunyai kekuatan sangat tinggi dalam karakteristik disposisi, farmakokinetik, toksikologi dan farmakodinamik daripada obat induknya. Informasi farmakokinetika dari obat induk dan metabolit aktif merupakan hal yang penting sebelum dilakukan uji praklinik dan uji klinik yang dicobakan ke manusia, dan merupakan factor kritis dalam suatu rancangan obat pada fase 1 sebelum memasuki fase 2.
                  Beberapa metabolit mempunyai potensi menarik dan khusus. Dalam suatu contoh kita melihat beberapa dari angiotensin mengubah enzim inhibitor dari obat induk yang tidak aktiv (pro-drug) menjadi metabolit aktiv. Beberapa metabolit mempunyai cara yang sulit dimengerti dalam aksi mekanisme farmakologi yang berbeda-beda. Jika eliminasi metabolit adalah tahapan batasan kecepatan laju (waktu paroh dari metabolit adalah panjang daripada obat induknya), metabolit akan terakumulasi dalam tubuh. Beberapa contoh dari fenomena obat-obatan dan metabolitnya, seperti diazepam dan desmethyldiazepam, procainamide dan N-acethylprocainamide.
                  First-pass hepatic metabolism mempunyai pengaruh yang signifikan/penting difarmakokinetika dan farmakodinamika dari obat induk dan metabolit aktif. Obat-obat dengan clearen hati yang tinggi akan menjaga sehingga konsentrasi plasma dari metabolit itu yang lebih tinggi dan lebih cepat daripada obat induk. Farmakodinamik berakhir tergantung dari aktivitas obat induk dan metabolit setiap ikatan protein dan aliran darah kehati.
      Interaksi Farmakokinetik dan Farmakodinamik dari Metabolit Aktif
                  Informasi yang berharga mengenai efek dari metabolit aktif obat pada data farmakodinamik bisa didapatkan dari penggunaan link model dari farmakodinamik dan farmakokinetik. Hasil studi model farmakodinamik dari metabolit aktif yang dipublikasikan oleh Meredith et al, yaitu trimazosin. Trimazosin dimetabolisme di hati (liver) melalui hidroksilasi menjadi metabolit aktif utama. Pada trimazosin, efek farmakodinamik dari metabolit aktif dideterminasikan dengan kecepatan pembentukan dan bukan eliminasi.
                  Ada banyak asumsi yang dibuat ketika pengujian pada metabolit aktif memproduksi anticlockwise hysteresis. Salah satu dari asumsi tersebut merupakan efek yang diatur dari efek tambahan obat induk dan metabolit aktif. Kekuatan dari efek sinergik tidak dapat terlihat jelas. Selalu terdapat kemungkinan bahwa metabolit tidak mempunyai aksi pada tempat reseptor yang sama dengan obat induk.
                  Pada hasil studi yang dilakukan oleh Valeriola et al., aktivitas sitotoksik plasma untuk daunorubicin dan metabolit aktifnya daunorubicinol, lebih tinggi daripada efek tambahan yang diharapkan dapat diprediksi pada beberapa pasien yang menjalani treatmen myeloblastic leukemia akut ( Moko, 2008 ).
III. ALAT DAN BAHAN
            Alat     : jarum oral (ujung tumpul )
                          Jarum suntik ( ujung lancip )
                          Stopwatch
            Bahan  : fenobarbital 1 % 80 mg / kg BB
                          Diazepam 0,5 % 80 mg / kg BB
                          Cimetidin 1 % 90 mg / kg BB
                          Kurkumin 0,5 % 10 mg / kg BB
IV. CARA KERJA
@ kelompok 4 mencit

Mencit I à perlakuan fenobarbital 1 % ip 3 hari

Langsung beri diazepam


 

Amati onset + durasinya

Mencit II à diazepam 0,5 %
 

Amati onset + durasinya


 

Mencit III à cimetidin 1 % peroral

Setelah 1 jam, beri diazepam 0,5 % ip


 

Amati onset + durasinya

Mencit IV à kurkumin 0,5 % peroral
 

Setelah 1 jam, beri diazepam 0,5 %

Amati onset + durasinya
V.    HASIL PERCOBAAN
            Perhitungan dosis dan volume yang diberikan :
1.      fenobarbital ( mencit 1)                       - diazepam
dosis = 80/1000 X 27 mg                          dosis = 100/1000 X 27 mg
         = 2,16 mg                                                  = 2,7 mg
Volume = dosis/stok                                 volume = dosis/stok
              = 2,16/1% = 0,216 ml                             = 2,7/0,5% = 0,54 ml
Setelah diazepam dikurangi dosisnya menjadi 80 mg/kg BB :
2.      diazepam ( mencit 2 )
dosis = 80/1000 X 26,9 mg
         = 2,152 mg
Volume = dosis/stok
              = 2,152/0,5% = 0,4304 ml
3.      cimetidin ( mencit 3 )                          - diazepam
dosis = 90 / 1000 X 28 mg                        dosis = 80/1000 X 28 mg
         = 2,52 mg                                                  = 2,24 mg
Volume = 2,52/1% = 0,252 ml                  volume = 2,24/0,5% = 0,448 ml
4.      kurkumin ( mencit 4 )                          - diazepam
dosis = 10/1000 X 20,2 mg                       dosis = 80/1000 X 20,2 mg
         = 0,202 mg                                                = 1,616 mg
Volume = 0,202/0,5% = 0,0404 ml           volume =1,616/0,5%= 0,3232 ml
            Data sebenarnya dalam praktikum :
            Mencit 1 à disuntik diazepam jam 13.20 à tidur jam 13.21 ( onset 1 menit )
                           à durasi 00.00 à mencit mati
            Mencit 2 à disuntik diazepam jam 13.33 à tidur jam 13.34 ( onset 1 menit )
                           à durasi 00.00 à mencit mati
            Mencit 3 à setelah 1 jam, disuntik diazepam jam 14.25 à tidur jam 14. 30
                                ( onset 5 menit ) à durasi 00.00
            Mencit 4 à setelah 1 jam, disuntik diazepam jam 14.38 à tidur jam 14.40
                                ( onset 2 menit ) à durasi 00.00

perlakuan
Durasi( menit )
Fenobarbital + diazepam
42
50
53
40
Rata – rata = 46.25
Diazepam
55
65
59
69
Rata – rata = 62
Cimetidin + diazepam
78
88
95
62
Rata – rata = 80.75
Kurkumin + diazepam
55
69
89
96
Rata – rata = 77.25
VI. ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
                  Pada praktikum kali ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh beberapa senyawa kimia terhadap enzim pemetabolisme obat dengan mengukur efek farmakologinya. Banyak contoh obat yang setelah mengalami proses metabolisme di tubuh menghasilkan metabolit aktif. Senyawa induk obat tersebut disebut pro-drug, yang pada in vitro tidak menimbulkan aktivitas biologis. Pro-drug  bersifat labil, di dalam tubuh (in vivo) mengalami perubahan, melalui proses kimia atau enzimatik, menjadi senyawa aktif, kemudian berinteraksi dengan reseptor menghasilkan respon farmakologis.
                  Adapun faktor-farmakodinamik yang mempengaruhi aktifitas metabolisme obat, yaitu :
      1.  Sitokrom P450 yang merupakan enzim pereduksi
2. Pembentukan metabolit yang dapat memberikan efek farmakologi yang  lebih    kompleks dibanding obat awalnya.
      3.  Lokasi atau tempat kerja dari metabolit yang dihasilkan.
      4   Perbedaan antara profil farmakokinetik dan farmakodinamik dari metabolit aktif dan obat awal. Perbedaan ini menyebabkan  konsentrasi dan intensitas efek farmakologik metabolit dan obat awal sulit dibedakan.
                  Efek obat kadang-kadang ditimbulkan oleh metabolitnya. Metabolit itu mempunyai peran penting sebagai obat oleh karena :
      a. Metabolit kemungkinan menimbulkan toksisitas atau efek samping lebih rendah dibanding pro-drugnya.
      b. Secara umum metabolit mengurangi variasi respon klinik dalam populasi yang disebabkan perbedaan kemampuan metabolisme oleh individu-individu atau oleh adanya penyakit tertentu.


                  Percobaan ini menggunakan 4 mencit yang di perlakukan berbeda yaitu,
a.           Mencit 1 sebelumnya diberikan fenobarbital selama 3 hari secara intraperitoneal kemudian diberi diazepam
b.          Mencit 2 hanya diberi diazepam secara intraperitoneal
c.           Mencit 3 diberi cimetidin terlebih dahulu secara peroral dan setelah 1 jam diberi diazepam
d.          Mencit 4 diberi kurkumin dan setelah 1 jam kemudian diberi diazepam
                  Setelah obat – obat tersebut disuntikkan maka di amati onset dan durasinya yang merupakan efek dari perlakuan tersebut.
1.      Pemberian fenobarbital 1 % dan diazepam 0,5 %
                  Fenobarbital, yang sangat penting untuk metabolisme bahan obat menaikkan proliferasi retikulum endoplasma dan dengan demikian bekerja menaikkan denhgan jelas bobot hati. Induksi menyangkut terutama sitokrom P-450, di samping itu, antara lain, glukuroniltransferase, glutationtransferase dan epoksidahidrolase lebih banyak dibentuk. Induksi terjadi relatif cepat dalam waktu beberapa hari, oleh sebab itu, diberikan selama 3 hari.
                  Sebagai akibat induksi enzim, maka kapasitas penguraian dan dengan demikian laju biotransformasi meningkat. Peningkatan biotransformasi tidak hanya pada induktor enzim melainkan juga obat-obat lain, bahan khasiat tubuh sendiri atau senyawa essensial. Waktu paruh biologi semua senyawa ini dengan demikian dipersingkat. Apabila induktor dihentikan, kapasitas penguraian dalam waktu beberapa hari sampai beberapa minggu menurun sampai pada tingkat asalnya.
            Setelah pemberian fenobarbital, diberikan diazepam pada mencit berberat badan 27 mg dengan dosis 2,7 mg dan volumenya 0,54 ml. Pengamatan durasi dilakukan tetapi yang terjadi adalah mencit mati. Kematian mencit ini bisa disebabkan oleh kadar diazepam yang diberikan terlalu tinggi 100 mg/kg BB, sebab kadar yang terlalu tinggi maka yang didapat bukanlah efek terapi yang diinginkan melainkan efek toksik yang didapat.
                  Secara teoritis seharusnya mencit yang sudah diberi fenobarbital terlebih dahulu kemudian diberi diazepam akan memiliki waktu durasi yang pendek. Hal ini disebabkan oleh kerja fenobarbital yang meningkatkan kecepatan metabolisme dari diazepam sehingga efeknya lebih cepat hilang.
2.       Pemberian diazepam 0,5 % saja
                  Diazepam termasuk obat dengan kelas terapi antiansietas, antikonvulsan, dan sedatif. Indikasi dari diazepam adalah untuk status epileptikus, ansietas atau insomnia, konvulsi akibat keracunan, kejang demam, dan untuk spasme otot. Diazepam berikatan dengan reseptor-reseptor stereospesifik benzodiazepin di neuron postsinaptik GABA pada beberapa sisi di dalam Sistem Syaraf Pusat (SSP). Diazepam meningkatkan penghambatan efektifitas GABA dalam menghasilkan rangsangan dengan meningkatkan permeabilitas membran terhadap ion klorida. Perubahan ini mengakibatkan ion klorida berada dalam bentuk terhiperpolarisasi (bentuk kurang  aktif / kurang memberikan rangsangan) dan stabil.
                  Diazepam ini diberikan pada mencit berberat badan 24,1 mg dengan pemberian dosis yaitu 2,41 mg dan volume 0,482 ml. Seperti halnya pada pemberian fenobarbital dan diazepam, mencit kedua ini juga mati. Akhirnya, diambil mencit baru dan kadar diazepam yang terlalu tinggi yaitu 100 mg/kg BB diturunkan menjadi 80 mg/kg BB. Namun hal yang sama terjadi kembali yaitu mencit mati. Ternyata dosis yang diberikanpun masih terlalu tinggi dan disebabkan pula karena diazepam memiliki konsentrasi plasma korelasi buruk dengan respon terapi berhubungan dengan metabolit aktif yang dimiliki.
                  Secara teoritis, sama halnya dengan pemberian fenobarbital bersamaan dengan diazepam bahwa mencit yang diberi suntikkan diazepam saja akan memiliki waktu durasi yang pendek atau jika di urutkan maka kemungkinan mencit akan bangun pada urutan kedua karena tidak ada induktor enzim yang dapat mempercepat metabolismenya di tubuh mencit kedua ini.
3.      Pemberian cimetidin 1 % dan diazepam 0,5 %
            Cimetidin memiliki bioavailabilitas sekitar 70 % sama dengan pemberian IV atau IM ikatan protein plasma hanya 20 %.Absorbsi simetidin diperlambat oleh makanan sehingga cimetidin diberikan bersama atau segera setelah makan dengan maksud untuk memperpanjang efek pada periode paska makan. Absorpsi terutama terjadi pada menit ke 60 -90. Cimetidin masuk kedalam SSP dan kadarnya dalam cairan spinal 10-20% dari kadar serum. Sekitar 50-80% dari dosis IV dan 40% dari dosis oral diekskresi dalam bentuk asal dalam urin. Masa paruh eliminasi sekitar 2 jam.
            Cimetidin terikat oleh sitokrom P-450 sehingga menurunkan aktivitas enzim mikrosom hati. Pemberian diazepam bersamaan dengan cimetidin ini akan menghasilkan waktu durasi yang lama karena diazepam akan terakumulasi bila diberikan bersama Cimetidin.
4.      Pemberian kurkumin 0,5 % dan diazepam 0,5 %
            Kurkumin ini juga termasuk inhibisi enzim sehingga pemberian diazepam bersamaan dengan kurkumin akan menghasilkan waktu durasi yang lama karena metabolisme dari diazepam dihambat oleh kurkumin ini. Inhibisi enzim dapat berlangsung dengan cara berikut. Bahan obat menyebabkan penurunan sintesis atau menaikkan penguraian enzim retikulum endoplasma atau antara 2 obat atau beberapa obat terdapat persaingan tempat ikatan pada enzim dan dengan demikian menyebabkan penghambatan penguraian secara kompetitif.
            Data pada oneway anova diberikan data stimulasi, dari data tersebut yang signifikan hanya fenobarbital + diazepam dengan cimetidin + diazepam, serta fenobarbital + diazepam dengan kurkumin + diazepam.
VII.      KESIMPULAN
¨      Berdasarkan pengamatan yang ada, induktor enzim ( fenobarbital ) yang diberikan bersamaan dengan obat (diazepam) akan meningkatkan kecepatan metabolisme dari obat tersebut sehingga efek yang ditimbulkan oleh obat tersebut akan cepat hilang. Pemberian inhibisi enzim  (cimetidin, kurkumin) bersamaan obat (diazepam) akan menghambat metabolisme dari obat sehingga kerjanyapun dalam tubuh akan menimbulkan efek yang lama.
¨      Berdasar data oneway anova yang signifikan hanya fenobarbital + diazepam dengan cimetidin + diazepam, serta fenobarbital + diazepam dengan kurkumin + diazepam.

DAFTAR PUSTAKA

             Ganiswarna, S.G., 1995, Farmakologi dan Terapi, Ed. IV, 214, Jakarta :
                                    UI – Press.